Cara Membuat Filter Air – Air adalah sumber kehidupan yang tidak dihilangkan dari kehidupan makhluk hidup. Tanpa air tanaman tak dapat tumbuh dan tanpa air manusia serta hewan tak dapat bertahan hidup.

Begitu banyaknya fungsi air khususnya yang bisa dikonsumsi membuat kebutuhan air bersih meningkat. Sayangnya ketersediaan air bersih semakin lama semakin menipis seiring dengan meningkatkan pembangunan di wilayah perkotaan.

Supaya ketersediaan air bersih tercukupi ada banyak cara yang bisa dilakukan. Salah satunya adalah dengan cara membuat filter air. Ada berbagai cara yang dilakukan dalam skala besar seperti PDAM atau mandiri di rumah.

Cara Membuat Filter Air Sendiri dalam Skala Rumahan

PDAM menjernihkan air memanfaatkan bahan kimia yaitu kaporit sebelum akhirnya didistribusikan ke rumah-rumah warga. Air dicampur dengan kaporit bukan hanya sekedar menjernihkan tetapi sekaligus membunuh bakteri.

Hanya saja takaran penggunaan kaporit harus tepat jika tidak akan membahayakan tubuh. Jika rumah Anda menggunakan PDAM pasti sudah tidak asing lagi mencium aroma kaporit, sehingga tidak disarankan untuk digunakan sebagai air minum.

Apabila ingin membuat air jernih sekaligus aman untuk dikonsumsi, ada beberapa cara membuat filter air sendiri di rumah berikut yang bisa diikuti.

sumber air

1. Memanfaatkan Pulpen Ultraviolet

Disebut juga sebagai pulpen ajaib yang mampu menjernihkan air keruh menjadi air bersih, bahkan bisa mengubahnya menjadi air minum. Sinar ultraviolet berfungsi sebagai desinfektan pada air.

Hasilnya air murni bebas dari bakteri sehingga aman untuk dikonsumsi. Salah satu merk pulpen UV yang ada di pasaran adalah Stripen, yang bentuknya praktis mudah dibawa kemanapun.

Pulpen ini sangat efektif dan ekonomis tidak membutuhkan banyak alat tambahan lainnya. Cukup dengan mencelupkan pulpen ke dalam gelas berisi air dan nyalakan. Hanya dalam beberapa detik air akan jernih dan aman untuk diminum.

2. Merebus Air

Cara ini adalah yang paling tradisional yakni merebus air hingga mendidih. Air mendidih bahkan bisa mensterilkan alat seperti stainless steel dari kuman. Misalnya saja merebus botol minum bayi.

Namun perlu diperhatikan dalam proses merebusnya. Air yang telah mendidih akan membunuh bakteri di dalamnya tetapi tidak merubah atau mempengaruhi kandungan seperti benda solid dan metal.

Jadi supaya lebih aman, saring terlebih dahulu air sebelum memulai perebusan. Sehingga air siap dikonsumsi setelah dingin.

cara membuat filter air

3. Menyuling Air

Mendengar istilah penyulingan pasti sudah tidak asing lagi. Proses ini sudah sejak lama digunakan oleh masyarakat hanya saja membutuhkan waktu yang cukup lama. Anda bisa menggunakannya untuk menjernihkan air di rumah dalam skala besar.

Proses penyulingan disebut dengan destilasi, jika ingin melakukannya di rumah hanya membutuhkan alat pemanas air, selang air yang bersih serta botol untuk menampung air. Karena prosesnya membutuhkan waktu lama jadi dapat ditinggal.

Pertama, rebus air yang tidak bersih atau terkontaminasi dengan pemanas air. Pastikan suhunya konstan atau kecil saja sehingga tidak langsung mendidih hanya menciptakan uap air.

Kedua, buat saluran dari tempat air mendidih dan beruap dengan selang ke wadah penampungan air yang bersih. Biarkan uap air berjalan melewati pipa hingga turun ke tempat penampungan.

Ketiga, tunggu hingga air terkumpul di tempat penampungan hingga banyak baru bisa langsung digunakan. Biasanya dibutuhkan waktu beberapa jam untuk menyuling beberapa liter air.

cara membuat saringan air

4. Filter Air dengan Ijuk

Cara membuat filter air yang keempat ini juga termasuk tradisional yakni memanfaatkan ijuk atau pelapis pohon aren. Jika biasanya ijuk digunakan untuk atap rumah tradisional di Indonesia Timur, ternyata juga bisa digunakan sebagai filter air.

Cara membuatnya adalah dengan mempersiapkan botol plastik berukuran cukup besar dan lubangi bagian bawahnya. Isilah botol tersebut secara berurutan dari bagian bawah yaitu kain kasa, spons, ijuk, arang, sabut kelapa, kerikil.

Selesai menata perbagian baru tuang air di bagian atasnya sedikit untuk percobaan. Tuang air kotor dan tunggu beberapa saat hingga air tersaring ke bak penampungan. Buatkan alat penyangga botol supaya dapat berdiri sendiri.

Air yang sudah tersaring nantinya sudah dapat langsung dikonsumsi. Fungsi dari ijuk sendiri adalah untuk mengatasi atau menghilangkan bau tak sedap dari air yang terkontaminasi. Sedangkan bahan lainnya untuk menyaring kotoran seperti lumut dan daun.

kulit pisang

5. Saringan Air dengan Kulit Pisang

Kulit buah seperti pisang memiliki fungsi untuk menyerap bakteri dan kemampuan inilah yang bisa dimanfaatkan untuk menyaring air. Cara membuat saringan air dengan pisang hanya membutuhkan alat penampungan air dan juga kain saringan kopi.

Pertama-tama blender kulit pisang yang masih segar hingga halus kemudian letakan ke dalam saringan kopi di atas wadah penampungan. Jangan lupa pegang saringan saat menuangkan air sehingga saringan tidak jatuh.

Tuang air yang belum steril atau bersih ke dalam saringan perlahan-lahan. Biasanya air akan langsung turun dan bakteri hilang diserap oleh kulit pisang. Air juga akan berwarna lebih jernih.

Selain saringan kopi, jenis kain yang bisa dijadikan alternatif adalah kain katun. Namun pastikan terlebih dahulu bahwa kain sudah bersih atau dicuci dan dikeringkan. Air memang sudah bersih dan bebas bakteri namun supaya lebih aman lagi sebaiknya rebus air jika ingin diminum.

Sumber air yang bisa digunakan untuk penyaringan seperti air sumur atau PDAM. Air tersebut biasanya masih memiliki kandungan kaporit dan bakteri jadi perlu penyaringan sebelum dikonsumsi langsung.

Sangat mudah bukan untuk menyaring air sendiri di rumah, jadi siapkan bahannya sekarang dan ikuti langkahnya.

Leave a Reply