Fungsi Kaporit – Kaporit adalah bahan kimia yang pasti sudah tidak asing lagi. Jika pergi ke kolam renang ‘bau kaporit’ akan sangat terasa bahkan beberapa menyengat hidung. Penggunaan kaporit di kolam renang sudah sangat umum karena akan membuat air menjadi jernih.

Merupakan singkatan dan kalsium hipoklorit, kaporit salah satu senyawa kimia yang relatif stabil serta memiliki lebih banyak klorin bebas. Bentuk dari kaporit adalah benda padatan berwarna putih, ketika dijual lebih cenderung berwarna putih.

Memiliki bau yang menyengat karena dekomposisinya lambat ketika udara lembab. Fungsi kaporit sendiri sangat luas khususnya yang membantu aktivitas manusia berhubungan dengan air. Selain manfaat ada juga bahaya yang harus diperhatikan.

Fungsi Kaporit dalam Kehidupan Manusia

Pada dasarnya kaporit sendiri adalah senyawa yang cukup sulit larut di air, oleh karena itu lebih sering digunakan pada air kesadahan rendah. Ketika digunakan ada dosis tertentu sesuai dengan fungsinya.

Berikut ini beberapa fungsi kaporit dalam kehidupan manusia.

1. Menjernihkan air

Sudah menjadi rahasia umum bahwa PDAM memanfaatkan kaporit untuk menjernihkan air berbeda dengan penggunaan jasa sumur bor. Kebanyakan rumah-rumah yang menggunakan aliran air dari PDAM sering merasakan air berbau besi. Bau tersebut berasal dari penggunaan kaporit.

Selain PDAM, kolam renang juga memanfaatkan kaporit untuk menjernihkan air kolam. Air tidak diganti dengan yang baru melainkan hanya dijernihkan menggunakan kaporit. Fungsinya dalam menjernihkan air bukan hanya apa yang terlihat saja.

Pada saat kaporit disebarkan ke dalam air maka akan bekerja sebagai desinfektan dan membunuh bakteri dalam air. Beberapa penyakit yang bisa tercemar dalam air seperti hepatitis A, disentri dan demam tifoid akan dibasmi.

pemutih

2. Pemutih pakaian

Dalam kebutuhan rumah tangga, kaporit digunakan sebagai bahan pemutih pakaian. Kaporit cukup efektif untuk membersihkan kotoran atau noda pada kain sehingga membuatnya menjadi putih.

Hal yang sama juga dimanfaatkan untuk membersihkan beberapa peralatan lainnya. Misalnya saja lantai dan peralatan dapur dari stainless steel. Di rumah sakit biasanya kaporit digunakan untuk membunuh bakteri pada lantai.

3. Bahan pestisida

Selain rumah tangga, fungsi kaporit juga meluas pada bidang pertanian dan perkebunan. Kaporit digunakan dalam pembuatan pestisida sehingga hama tidak menempel dan merusak tanaman.

Kaporit cukup efektif membasmi hama yang ada di tanaman sehingga pertanian dan perkebunan tumbuh subur.

4. Pembuat alat elektronik

Siapa yang menyangka bahwa kaporit adalah bahan penting dalam pembuatan alat elektronik? Misalnya saja komputer dan tablet. Lemari es juga memanfaatkan kaporit dalam pembuatannya.

Kaporit berfungsi untuk berbagai macam kebutuhan dalam kehidupan manusia. Tapi ada batasan-batasan yang perlu dipahami seperti jumlah takaran yang digunakan untuk menjernihkan air.

Karena selain memiliki banyak fungsi, ada bahaya yang mengancam dari senyawa kimia ini yang perlu diwaspadai.

kaporit berfungsi

Bahaya Kaporit yang Perlu Diwaspadai

Semua senyawa kimia yang ada memiliki dampak positif dan juga negatif, kaporit pun tidak terkecuali. Bahaya yang ditimbulkan kaporit lebih ke arah kesehatan makhluk hidup baik itu jangka panjang dan jangka pendek.

Penggunaan kaporit oleh PDAM dan kolam renang yang paling harus diwaspadai. Dampak negatif yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut ini:

1. Gigi berubah warna dan rusak

Masih banyak masyarakat yang menggunakan air dari PDAM sebagai air minum dengan merebusnya. Hal ini juga sering terjadi kepada masyarakat yang sering berenang, otomatis gigi akan sering terkena air mengandung klorin.

Efeknya gigi akan berubah menjadi kuning bahkan rusak karena kaporit dalam air akan mengelupas lapisan enamel pada gigi. Kaporit akan mengendap pada permukaan gigi dan menyikat gigi tidak bisa dijadikan solusi.

Seorang perenang perlu menggunakan bracket khusus untuk melindungi gigi mereka. Selain itu perlu juga membersihkannya ke dokter gigi secara rutin.

2. Merusak kulit

Ketika sering berenang, kulit akan terasa menghitam dan juga kering. Ini adalah salah satu dampak dari kaporit. Dalam jangka pendek yang terasa adalah kulit kering dan bersisik.

Bagi mereka yang memiliki kulit sensitif biasanya akan lebih cepat mengalami iritasi dan muncul ruam merah. Kebanyakan yang sering mengalami masalah ini adalah anak-anak.

3. Mengganggu sistem pernapasan

Kandungan kaporit dalam air juga mampu mengeluarkan gas dan akan mengganggu sistem pernapasan. Bagi yang memiliki masalah asma biasanya akan kambuh setelah berenang dan disebut sebagai swimmers asthma.

Masalah jangka panjang yang dapat ditimbulkan adalah penyakit paru-paru, contohnya bronkitis. Masalah gas kaporit ini paling sering terjadi pada kolam renang indoor yang sirkulasi udaranya kurang baik.

iritasi mata

4. Menimbulkan iritasi mata

Mata adalah yang paling sangat terasa akibatnya dari kaporit. Di kolam renang urin dan keringat dari perenang akan bercampur dengan klorin. Akibatnya adalah reaksi dan muncul senyawa nitrogen triklorida.

Senyawa tersebut yang menjadi penyebab dari iritasi mata. Nitrogen triklorida akan merusak membran mucus pada mata dan menimbulkan iritasi. Masalah kesehatan mata yang paling berbahaya adalah katarak.

Maka akan lebih baik jika menggunakan kacamata renang yang berkualitas bagus sehingga air tidak masuk ke dalam mata.

5. Merusak sistem pencernaan

Sama seperti yang terjadi pada kerusakan gigi, air mengandung klorin yang tertelan akan merusak sistem pencernaan. Inilah yang terjadi ketika air kolam renang tidak sengaja tertelan atau mengkonsumsi air dari PDAM.

Kerusakan akan terjadi mulai dari mulut kemudian esophagus dan terakhir lambung. Jika mengkonsumsi rutin setiap hari maka akan menimbulkan pendarahan dalam sistem pencernaaan.

Efek pertama yang ditimbulkan adalah mual, muntah disertai diare. Apabila muncul efek ini akibat menelan air di kolam renang sebaiknya segera periksakan diri ke dokter.

Tips Mewaspadai Kaporit dalam Air

Waspada tentu saja harus selalu dilakukan untuk mencegah dampak negatif dari air yang terpapar kaporit. Berikut ini beberapa tips yang bisa dilakukan.

1. Hindari mengkonsumsi air PDAM walaupun direbus sekalipun. Air yang terpapar kaporit tidak akan hilang walaupun sudah direbus.
2. Pergunakan peralatan pelindung tubuh yang lengkap saat berenang, seperti braket, penutup telinga, kepala dan juga kacamata.
3. Berenanglah di pagi hari ketika kolam belum banyak digunakan, akan lebih baik pilih hari ketika kolam baru saja dikuras.
4. Pilih kolam renang outdoor yang tidak menyimpan gas klorin serta memiliki sirkulasi udara yang baik.

Kaporit adalah senyawa yang memiliki manfaat serta bahaya. Jika bisa menggunakan dengan tepat dan hati-hati maka manfaatnya tidak akan menimbulkan masalah kesehatan.

Leave a Reply